Tuesday, June 17, 2014

Setelah 1.15 menit perjalanan dengan cuaca yang cerah ceria safe landed juga di kota yang cukup sering Bubu kunjungi..Pekanbaru. Kalau cuaca sedang cerah dan ga ada kabut asap, pemandangan Riau dari atas indah banget. Gerombolan pohon-pohon hijau dibelah oleh sungai yang meliuk-liuk, hmm love it.


Udah lebih dari setengah tahun ga ke sini, ternyata Bandara baru Sultan Syarif Kasim II udah jadi. Beda banget dengan bandara sebelumnya, bandara baru ini terkesan lebih modern dengan langit-langit yang tinggi dan jendela-jendela besar, tapi ga meninggalkan cirikhas Riau, karena ornamen-ornamen khas Riau hampir bisa ditemui di setiap sudut bandara.


Terminal kedatangan ada di lantai 1 dan keberangkatan di lantai 2. Di terminal kedatangan, tempat pengambilan bagasi tersedia lebih banyak dari sebelumnya. Yang paling menarik untuk emak-emak, pastinya adalah nursery room. Walopun sudah lewat masa menyusui Nam, tapi selalu seneng liat ruang menyusui yang ciamik. Ayoo..semangat ya traveler mom yang masih menyusui or memerah ASI buat buah hati tersayang.

Untuk terminal keberangkatan, kita tinggal naik travelator ke lantai 2. Counter-counter check in berjejer rapi dan ruang tunggu yang nyaman. Selesai check in kita harus naik eskalator 1 lantai lagi untuk menuju boarding gate. Buat yang belom beli oleh-oleh, disini berjejer toko yangmenjajakan oleh-oleh khas Pekanbaru, Bolu kemojo, lempok durian, cemilancemilan, dan the famous durian pancake yang yummy bingiit.


Karena memang dalam rangka kerja, pastinya waktu mefeet donk ke tempat-tempat wisata di sini. Tapi kalo soal wisata kuliner, pasti sempeet donk. Daan..ga lengkap rasanya ke Pekanbaru kalo ga ke “Pasar Bawah”. Makanya, cerita Pekanbaru Part 1 ini Bubu akan cerita mengenai “Pasar Bawah”.
Sebagai ibu-ibu pasti doyan ke pasar, nah di Pekanbaru ada pasar sangat legendaris, namanya “Pasar Bawah”. “Pasar Bawah” lokasinya ada di Jalan Achmad Yani, Senapelan Pekanbaru. Alasan ke “Pasar Bawah” ya beli titipan oleh oleh buat keluarga tercinta.


Apa aja sih yang ada di “Pasar Bawah”? Favorit Bubu pastinya makanan dan oleh-oleh khas Pekanbaru.

Kita menyusuri dimulai dari basement, di sini terhampar beraneka makanan, korden, dan kaos-kaos bergambar Riau. Sesuai rekomendasi teman yang asli Pekanbaru, ikan asin dan ikan sungai asap di sana endaang banget. Tergiurlah Bubu beli seplastik ikan salai asap, seharga 45 ribu untuk plastik ukuran 1/2 kilo. Menurut penjualnya, si ikan ini tinggal digoreng sebentar dan dicocol sambal plus nasi putih hangat. Duh, makin ngiler dibuatnya. Selain ikan salai asap ada juga ikan-ikan sungai lain yang kelihatan yummy banget. Klo suka yang asin gurih, ikan teri berbagai jenis dan ikan asin terhampar manja minta diadopsi..hmm.
 

Untuk warga lokal yang cari korden, tetanggaan dengan penjual ikan asin, penjual korden banyak sekali ditemukan di sini. Konon kabarnya, harganya murah meriah. Nah buat emak-emak yang pengen makanan langsung jadi buat temen makan, disini juga dijual aneka cemilan dan makanan siap santap. Cemilan khas lokal dalam plastik jumbo, dari mulai keripik singkong balado, cheestik, aneka kerupuk bawang, kue-kue kering, you name it..semua ada disini.


Yang asiknya lagi, cemilan di sini bisa diicip icip. Jadi sibuklah Bubu icip sana icip sini buat nentuin cemilan mana yang mau diadopsi. Lumayan, kenyang juga icip icip macem-macem cemilan di sini. Oya selain cemilan, makanan siap santap buat temen makan nasi seperti abon ayam/sapi, rendang kering semacam abon dengan pilihan rendang daging, rendang telur atau jamur, dan teri kentang kacang balado juga tersedia di sini. hmm..yummy.


Naik ke lantai 2, berjajar toko makanan-makanan import. Ya, di Pekanbaru selain terkenal dengan makanan lokalnya juga banyak terdapat makanan import yang kebanyakan berasal dari Malaysia dan Singapura. Mulai deh ngubek titipan keluarga tercintah di rumah. Minuman instan Milo dan Kopi instan, snack-snack, coklat, menggoda selera semua. Jangan lupa perhatikan label halalnya, karena ga semua makanan ada label halalnya. Oya jangan lupa juga beli lempok durian khas Pekanbaru yang juga dijual di toko makanan ini. Nam dan ayah bisa rebutan kalo ada makanan lezaat ini.


Buat yang suka berburu Songket, di sini juga banyak ditemui toko-toko kain yang menjual Songket dan kain untuk membuat baju khas melayu. Untuk Songket sendiri, dihargai 90-110 ribu sudah 1 paket atasan kain polos dan bawahan Songket dengan warna senada. Model dan warnanya menarik-menarik deh.
 
Buat yang suka berburu aksesoris, bross, gelang, tas dan dompet, silakan berburu disini. Dijamin pengen ngeborong deh deh karena modelnya lucu lucu dan harga terjangkau. Di lantai 2 ini juga banyak ditemui penjual perabot rumah tangga, keramik dan karpet.

Untuk lantai 3 sendiri, kebanyakan pedagang kaos-kaos bertuliskan Riau. Cocok buat oleh-oleh si kecil di rumah. Ada juga toko toko kain dan kerudung.

Boleh juga siapin dompet tebel kalo kesini, karena barang-barang dan makanan menggoda iman banget. Kalo ke Pekanbaru, jangan lupa mampir kesini. Oya, pasar bawah buka cuma sampai jam 5 sore lebih dikiit. Jadi jangan sore sore yaa......

#Wonderfull Indonesia

3 comments :