Saturday, April 12, 2014




Ini kali ketiganya Bubu mengajukan Visa….. Yang pertama Visa USA, klo yang ini karena tugas kantor, maka semua yang menyiapkan agen dari kantor.  Untuk Visa USA ini ada sesi interview.  Karena memang tugas kantor, lancar jaya aja menjelaskan keperluan kunjungan ke sana.  Dan Visa diapprove untuk 5 tahun.  Unfortunately, karena memang belum rejeki, Bubu batal berangkat ke sana.  Gapapalah, itung-itung pengalaman.  Sapa tau ada yang berbaik hati ngasih tiket ke USA..hehe ngarep.com.

Visa kedua hanya Visa on Arrival a.k.a. VOA.  Ini waktu Bubu melancong ke Schenzen dari Hongkong.  Selepas dari MTR di Louhu, kami langsung menuju kantor immigrasi untuk mengajukan VOA tadi.  Cukup menyerahkan Passport, membayar, sedikit ditanya dan dipelototin wajah dengan kamera dan oleh petugas, jadilah Visa kami.  Yeay..shopping time.

Nah Visa ketiga kami yang paling mendebarkan.  Bayangkan saja, tiket sudah di tangan dan harga Visa Australia yang selangit, ga kebayang kalo sampe ditolak.  Sempat berpikir mau pake agen aja biar lebih gampang.  Tapi tanya sana sini, harga agen lumayan lho..apalagi kalo dikali 3 wakwaww..  Jadilah kami bertekad bulat untuk mengajukan Visa sendiri.

Untuk membuat Visa Australia kita tidak perlu mendatangi kedutaan, karena untuk pengurusan Visa sudah diserahkan ke agen bernama VFS.  All about Visa Australia bisa dibaca di http://www.vfs-au-id.com/ Kalo ada pertanyaan tinggal di email aja ke VFS, semua pertanyaan akan dijawab tuntas.  Sebelum mengajukan Visa kami bolak balik email si VFS itu di info.avacjakarta@vfshelpline.com sampe bosen kali mereka baca pertanyaan kami yang kurang mutu..hehe….

Untuk kunjungan liburan menggunakan form 1419 (tourist stream) dan form tambahan untuk Nam adalah form 1229. Dokumen utama yang harus dilengkapi sebenarnya cuma :

1.     Foto terbaru ukuran Passport
2.     Copy Passport ( copy semua yang ada isinya baik data diri maupun cap-cap imigrasi yang ada)
3.     Identitas diri (KTP), kartu keluarga (KK), & akta lahir
4.     Surat keterangan kerja (surat referensi kerja yang menyatakan jabatan, lama bekerja dan cuti yg diizinkan atau bisa juga surat keterangan kerja saja)

5.     Bukti keuangan selama 3 bulan (kami menyertakan surat referensi bank dan rekening koran 3 bulan)

Menyiapkan dokumen-dokumen ini cukup tricky buat saya….. Gampang-gampang susah. 

Untuk foto kami foto sendiri di rumah dan print juga sendiri (Irit Principles….-red) Ukurannya kami sesuaikan banget dengan ukuran Passport.  Tapi menurut petugas VFS, ga ada masalah kok dengan ukuran foto.

Untuk identitas diri, agak mendebarkan buat kami, pasalnya Ayah dan Bubu, alamat yang tertera di Passport ga sama dengan yang di KTP dan KK.  Setelah bertanya ke VFS, katanya tidak masalah.  Kami cuma perlu menyertakan “surat pernyataan yang menerangkan perbedaan alamat” tersebut.

Surat referensi atau keterangan kerja salah satu syarat penting.  Mungkin ya untuk menunjukkan kita pasti kembali karena punya pekerjaan tetap.  Sebenarnya di persyaratan Visa untuk surat keterangan kerja harus ada posisi, lama bekerja, cuti yang disetujui dan gaji.  Nah karena di kantor kami ga lazim surat referensi/ keterangan kerja melampirkan gaji, jadi kami masukkan aja copy slip gaji secara terpisah.  Sedangkan untuk cuti yang disetujui dimasukkan saja di surat referensi.

Financial statement atau bukti keuangan selama 3 bulan juga harus diperhatikan.  Terus terang kami juga ga tau, berapa sih minimal saldo yang dipersyaratkan.  Gosip2 yang beredar ada yang bilang min 50 juta, 100 juta atau yang paling menenangkan menurut salah satu sumber minimal 1 juta per hari per orang. Dan ini juga yang membuat kami degdegan ga karuan, karena kami pergi bertiga jd berapa ya saldo min yg disiapkan? Wakwaaw..apalagi saldo kami ga stabil naik turun kayak jet coaster..

Triknya, kami print rekening koran sehari setelah tanggal gajian, jadi keliatan agak banyak sedikit saldonya..hehe namanya juga usaha.  Trus untuk surat referensi bank dituliskan seluruh saldo tabungan maupun deposito yang anda punya..hehe.  Oya, biaya untuk.pembuatan surat referensi bank kira-kira sebesar 50.000-100.000 dan harus dibuat di cabang tempat pembukaan rekening.

Kalo saldo minim, rayu aja orang-orang terdekat yang kira-kira saldonya banyak dan stabil untuk jadi sponsor anda..hehe... Untuk anak saya, suami membuat sponsor letter yang menyatakan menanggung semua biaya untuk Nam selama di sana.

Selain dokumen wajib di atas, kami juga melampirkan dokumen lain dengan harapan bisa menambah peluang diapprovenya Visa kami.  Dokumen-dokumen pendukung itu antara lain :

1.     Itinerary yang juga menampilkan detail estimasi biaya selama disana
2.     Copy tiket pp denpasar-perth-denpasar
3.     Bukti reservasi hotel (kami hanya book hotel di situs booking.com, tips pilih reservasi yang bisa refundable)
4.     Asuransi perjalanan
5.     Bukti kepemilikan rumah
6.     Kartu nama perusahaan dan kartu NPWP

Kami juga membuat Cover Letter yang menjelaskan seluruh dokumen yang ada dalam pengajuan kami.  Setelah dokumen lengkap, jangan lupa mengisi formulir dengan selengkap2nya.  Sebelum diserahkan semua dokumen saya scan, karena sangat dianjurkan kita punya copy semua dokumen yang kita serahkan.

Dokumen sudah lengkap, saatnya mengajukan ke VFS.  Kantor VFS sudah pindah dari plaza asia ke kuningan, berikut alamat barunya :  Kuningan City Lantai 2 No. L2-19 Jalan Prof. Dr.Satrio Kav.18 Setiabudi, Kuningan Jakarta – 12940 Indonesia.   Setelah sampai di VFS, kita mendapat nomor antrian dan masuk ke dalam.  Oya di dalam kita tidak diperbolehkan mengaktifkan handphone.  Jadi daripada iseng bawa saja bahan bacaan kalo pergi ke sana sendiri. 

Tempat pengajuan Visa seperti customer service pada bank dengan banyak petugas.  Kalao kita datang siang, maka berbarengan dengan jam para agen, jadi agak rame.  Tapi jangan khawatir, loket dibedakan.  Tibalah giliran saya dipanggil.  Saya menyerahkan semua persyaratan dan Passport asli.  Petugas mengecek kelengkapan dokumen dengan checklist.  Selain kelengkapan dokumen, dicheck juga apakah pengisian formulir kita sudah benar.  Setelah komplit, Passport diserahkan lagi kepada kita dan melakukan pembayaran.  Untuk harga baru 2014 ini, Visanya sendiri dikenakan biaya Rp. 1.470.000,- dan biaya logistic VFS sebesar Rp.180.000,-.  Klo dikalikan 3 lumayan ya pemirsah..hoho.. Oya pembayaran bisa cash atau kartu kredit.  Tapi disarankan cash.  Karena kartu kredit butuh waktu untuk kliring, sedangkan Visa baru diproses kalo pembayaran sudah lunas.

Pembayaran sudah komplit kita diberi pilihan mau pake sms dengan tambahan Rp.20.000,- yang akan mengabarkan saat Visa sudah masuk kedutaan dan saat hasil nya sudah ada.  Tapi karena irit..hehe..saya memilih untuk mengecek sendiri.  Kita diberi kertas panduan untuk mengecek sendiri di internet dan vlx number.  Pada saat pengecekan di internet kita login dengan vlx number dan tanggal lahir.

Lama proses untuk Visa turis paling lama 15 hari kerja.  Tapi Visa kami hanya diproses 5 hari kerja saja.  Menunggu keputusan Visa rasanya seperti menunggu hasil UMPTN, dagdigdugder.... karena harga cukup mahal dan tiket sudah di tangan. 

Sebelum keputusan Visa, suami saya ditelpon oleh kedutaan untuk pengecekan data. Telponnya kira-kira jam stgh 8 pas suami baru saja parkir kendaraan di kantor. Interview mengenai data dan rencana kami di sana.  Tapii……. karena lupa baca, dia ga bisa menjawab mau tinggal dimana di sana…… padahal saya sudah book hotel. Duuh….. cukup bikin saya dan suami panik.  Ditelpon kembali ke kedutaan belum bisa-bisa..makin panik.. Sekitar jam 9 datanglah email dari kedutaan Australia.   Dah hasilnyaaa “””GRANTED””” yeaayy….. Visa kami diapprove.  Tapi uniknya..Visa saya dan suami berlaku 3 bulan untuk single entry, dan Nam berlaku 3 tahun dan untuk multiple entry.  Gapapa lah..yang penting semoga kita jadi liat Kanguru asli, bukan kangguru Import, Xoxoxo... Sekarang tinggal jaga kesehatan..smoga trip kita kali ini lancar dan menyenangkan.. Habis ini langsung kita ke artikel tentang perjalanan Nam ke Perth...

12 comments :

  1. Hi mba, saya Irma dari Makassar. Salam kenal ya :)
    Tadi pas browsing tentang Perth, ketemu blog mba.. infonya lengkap dan update.
    Kebetulan "kasus" saya mirip dengan mba hehe... saya juga akan traveling bertiga bareng suami dan anak (cowok), berangkat ke Perth via Denpasar, dapat tiket promo AA tanggal 13 - 17 Mei tahun depan. Mirip kaaan :D
    Mba, boleh di-share tentang pengurusan visa Aussie, khususnya tentang bukti keuangan 3 bulan terakhir. Sebenarnya saldo yang harus di-maintain itu berapa ya? Soalnya info yang saya dapat beda2, ada yang bilang minimal 50 jt per orang, ada juga 20 jutaan katanya udah bisa, tapi ada juga yang bilang hitungannya perhari 1 jt rp per orang. Kalo pake opsi terakhir (1 jt perhari perorang) apa kira2 bisa granted ga ya visanya? Soalnya kalo harus ngumpulin 50 jt per orang waahh ga pergi2 deh kita ke Australia hehehe..
    Trus sebaiknya pengurusan visa sebaiknya berapa lama sebelum keberangkatan?
    Oh iya, untuk anak apakah harus ada surat keterangan dari sekolah juga kah, atau cukup surat sponsor dari ortu aja?
    Kalau belum pernah punya visa USA, gimana kira2 bisa approved ga ya? Deg2an juga nih, soalnya di passport cuman pernah punya visa China dan Arab Saudi aja, lainnya hanya stamp negara2 ASEAN yang bebas visa atau VoA :) Oiya, passport lama apakah juga harus disertakan untuk apply visanya nanti?
    Moga2 berkenan ya mba untuk menjawab pertanyaan yang segudang hehe.. Makasih sebelumnya

    ReplyDelete
  2. Hi mbak Irma..salam kenal juga..Makasih sudah baca blog saya
    Untuk bukti keuangan 3 bulan, pihak VFS ga mau kasih tau precisenya berapa saldo minimum yang disyaratkan. Tapi kalo saya sendiri, yang diatas 50 juta hanya suami sebagai penanggung/sponsor untuk anak saya. Sedangkan saya di bawah itu, tapi Alhamdulillah diapprove juga.
    Pengurusan visa sebaiknya jangan terlalu lama, tapi juga jangan mepet. kira-kira 2 bulan sebelum berangkat lah. Karena kadang visa hanya berlaku 3 bulan, jadi kalo terlalu lama, nanti pas kita berangkat sudah expired.
    Untuk anak, surat sponsor dari ortu dan surat keterangan dari sekolah.
    Kayaknya ga masalah deh kalo ga ada visa USA. Dilampirkan saja passpor lamanya.
    Ok mbak. have a nice trip, klo ada yg belum jelas. silakan ditanyakan lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Many thanks mba infonya..
      Nanti kalau masih bingung aku tanya lagi hehehe.. Thanks ya :)

      Delete
    2. Anytime mba..... cerita-cerita ya kalau ud balik dari sana :)

      Delete
  3. Halo mbk lam knal, saya nora dr palembang.

    Rencananya saya n temen mau liburan ke sidney n Melbourne Minggu ke 3 bln Oktober, skrg dlm proses menyiapkan data untuk proses pengajuan visa awal bln September ini, doa in ya mbk semoga visa km di approve kyk mbk n bisa berbagi pengalaman jg utk liburan disana (amin)

    ReplyDelete
  4. Haloo mbak nora..waah ke sidney n meulborne..pasti seru banget tuh
    Smoga lancar dan diapprove ya mbak visanya.. Oya baca dari webnya vfs, lokasi pengajuan visa sekarang pindah ke :
    Kuningan City Lt. 2 No. L2-19
    Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 18
    Setiabudi, Kuningan, Jakarta 12940
    Indonesia

    Helpline : 62 21- 30418700
    Email : info.avacjakarta@vfshelpline.com

    Good luck mbak Noura..ditunggu cerita2nya :)

    ReplyDelete
  5. Mbak Irma, saya Ray, salam kenal y mbak.. btw saya boleh minta contoh itenerary yg ada estimasi budget utk keliling di perth mbak? Oy email saya: horn.trumpet1@gmail.com, Trims y mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas... saya kirim via japri ya... semoga berguna dan bisa sharing pengalamannya nanti...

      Delete
  6. selamat malam mbak . Boleh saya minta contoh surat perbedaan alamat pada saat apply visa aussie? Hehe soalnya saya Alamat KK saya beda ama alamat paspor dan ktp ...

    Dan apakah harus pake bahasa inggris? Kalo ada tolong kirim ke email saya aja mbak hehe yaumafahmi@gmail.com makasih ya mbak :))

    Best regards,
    Yauma

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Yaumu....
      Boleh. saya kirim via email ya.... Sebetulnya surat ini saya bikin sendiri, nga ada yg rekomendasiin dan nga pernah nemu juga dimana2. Tapi saya pikir perlu dibuat karena kita nga ada wawancara disana. Jadi daripada ada salah paham cuma gara-gara alamat beda gagal berangkat kan mending buat dulu. Kata orang tua dulu kan sedia payung sebelum hujan...

      Semoga berguna ya.... :)

      Delete
    2. Oh ya sorry, aku sih kemarin pakai bahasa inggis semua surat-surat tambahannya.... Dibantuin google translate, hehehehe

      Delete
  7. Halo, Mba. Saya ada rencana berlibur ke Perth awal Maret ini dan lagi mempersiapkan dokumen untuk apply visa. Alamat passport dan KTP berbeda dengan alamat KK karena dulu di daerah saya ada penggabungan 2 jalan yang membuat nomor rumah saya bergeser dan kami belum sempat mengurus perubahan KK nya. Akan sangat membantu kalo Mba bisa mengirimkan contoh “surat pernyataan yang menerangkan perbedaan alamat” tersebut. Email saya fatmaaldila@gmail.com. Terima kasih.

    ReplyDelete